Ada saat-saat ketika doa terasa sunyi. Kata-kata tetap terucap, ritus tetap dijalankan, tetapi hati seakan kosong. Hidup yang melelahkan oleh tuntutan ekonomi, pendidikan, relasi, dan tanggung jawab membuat doa tidak lagi terasa menenangkan seperti dulu. Dalam kesunyian itu, orang beriman kerap bertanya dalam diam apakah Tuhan masih mendengarkan? Dokumentasi Hendrianus beerdoa di Gereja Kristus Raja Ruteng. Pengalaman ini bukan tanda iman yang runtuh. Dalam perjalanan iman Katolik, kesunyian justru kerap menjadi bagian dari proses pendewasaan rohani. Iman tidak selalu tumbuh di tengah penghiburan ia sering dimurnikan di tengah kelelahan dan ketidakpastian. Doa kerap dipahami sebagai sumber penghiburan instan. Ketika doa tidak menghadirkan ketenangan atau jawaban yang jelas, kekecewaan pun muncul. Namun, iman Katolik mengajarkan bahwa doa bukan sekadar sarana untuk merasa baik, melainkan ruang perjumpaan yang jujur antara manusia yang rapuh dan Allah yang setia. Kitab Suci sendiri tid...