Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari 22, 2026

Hegemoni di Zaman Konsensus Palsu: Membaca Gramsci tentang Kekuasaan yang Sunyi

Mengapa masyarakat sering menerima keadaan yang sebenarnya merugikan mereka? Mengapa ketimpangan sosial, dominasi ekonomi, atau kebijakan yang tidak populer tetap bertahan tanpa perlawanan besar? Pertanyaan ini pernah diajukan oleh seorang pemikir Italia bernama Antonio Gramsci hampir seabad lalu. Jawabannya masih terasa relevan hari ini. Ia ahir di Sardinia pada 1891 dan tumbuh dalam pergolakan sosial-politik Italia, Gramsci menyaksikan secara langsung krisis liberalisme dan bangkitnya fasisme di bawah Benito Mussolini. Dalam kondisi terpenjara oleh rezim tersebut, ia menulis refleksi-refleksi mendalam yang kemudian dikenal sebagai  Prison Notebooks  sebuah laboratorium konseptual yang melahirkan teori hegemoni .  Setiap orang adalah intelektual, tetapi tidak semua orang memiliki fungsi intelektual dalam masyarakat ( Antonio Gramsci   1891) . Gramsci hidup di bawah rezim fasis Benito Mussolini . Dari dalam penjara, ia menulis catatan yang kemudian dikenal seba...